Kekerasan Agama dan Ironi “Islam Esktrim” Aksi-aksi “kekerasan berbasis agama” tidak hanya mengancam kemajemukan bangsa, atau berlawanan dengan HAM. Melainkan juga membahayakan keut...
Damailah Negeriku Indonesia adalah negara demokrasi. Karena negara demokrasi, maka demonstrasi (massa) adalah hal yang biasa dan lumrah sebagai salah satu m...
Hindari Jebakan "Politik Rasisme" Perkembangan sosial-politik dewasa ini di Indonesia sepertinya sudah mulai mengarah pada "politik rasisme": "anti Cina...
Kenapa Jenggot Saja, Bukan Rambut Kepala? Sampai sekarang saya masih penasaran, kenapa sejumlah kelompok agama konservatif, yang laki-laki tentunya, hanya bersemangat memanjangkan ...
Bahasa Agama dan "Bahasa Agamis" "Kuliah virtual" kali ini tentang bahasa. Menarik untuk disimak dan diteliti (bagi akademisi) tentang sejumlah fakta bahwa...
Hijab Kristen dan Yahudi Postingan ini khusus untuk teman-teman Muslim dan Muslimah di Indonesia yang hobi mengklaim bahwa tradisi hijab itu "eksklusif...
HTI dan Hadits Lemah tentang Khilafah Beberapa tahun lalu saya mengkritisi Hadis yang sering digunakan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) untuk memprediksi bahwa akan datang k...
Hizbut Tahrir dan Doktrin Nazi Hitler (2) Ini sambungan "kuliah virtual" saya yang tertunda. Seperti saya katakan dalam postingan saya sebelumnya bahwa sahabat, me...